Seorang pensiunan guru di China menemukan pestisida yang tidak
membahayakan apabila terminum oleh manusia. Seorang ahli pertanian, Lei
Qingfeng (69th), dari Kota Dong’e, Provinsi Shandong, telah melakukan
eksperimennya dengan menggunakan chitosan, sebuah ekstraksi yang
dihasilkan dari kulit kepiting dan kerang.
“Keuntungan dari pestisida chitosan ini, yakni tidak membahayakan manusia. Sehingga tidak ada bahan kimia berbahaya yang tertinggal dipanen,” ucapnya.
Lei menjelaskan walaupun pestisida alami ciptakan hanya membahayakan hewan-hewan pengerat dan hama lainnya.
“Untuk sekarang pestisida seperti inilah yang dibutuhkan, tidak membahayakan manusia, tanah, air dan makanan menjadi lebih sehat,” tambahnya.
Sumber
Read more ...
“Keuntungan dari pestisida chitosan ini, yakni tidak membahayakan manusia. Sehingga tidak ada bahan kimia berbahaya yang tertinggal dipanen,” ucapnya.
Lei menjelaskan walaupun pestisida alami ciptakan hanya membahayakan hewan-hewan pengerat dan hama lainnya.
“Untuk sekarang pestisida seperti inilah yang dibutuhkan, tidak membahayakan manusia, tanah, air dan makanan menjadi lebih sehat,” tambahnya.
Sumber
